Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Selasa, 04 Desember 2018

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City


Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online

surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, perusahaan real estat sedang bersiap menggarap tower superblok di sisi selatan jembatan
Dengan menggunakan bendera PP Properti, pengusaha properti kawakan, Teguh Kinarto akan membangun tower yang diberi label Grand Sagara.

Tower itu merupakan bagian dari Waterfront City yang dilengkapi fasilitas: Waterfront Mall, Convention Centre, Cable Car,  Shooting Range, Public Park, Water Sport Facility,  Culinary Area, The Summit (Mini Garden by the Bay), Marina - Yatch.

Lokasi Waterfront City berada tepat di depan laut Jawa. Belum jelas berapa banyak pengembang yang terlibat dan berapa luas izin lokasi dan tanah yang sudah dikuasai pengembang. Namun saat ini sudah beredar penawaran tower superblok yang terdiri dari mall, hotel dan apartemen.

Pemkot Surabaya ikut mengembangkan Waterfront City dengan membangun lapangan tembak internasional di atas lahan seluas 3 ha dan velodrome atau arena balap sepeda internasional. Masing-masing akan menelan investasi sebesar Rp 50 miliar dan Rp 300 miliar.
Foto: Kantor PP Properti. surabayaraya.online

Lahannya sudah dikuasai Pemkot sehingga tinggal membangun. Lelang proyek diluncurkan pada awal tahun 2018

Menurut penelusuran surabayaraya.online, saat ini di lokasi sebelah barat jalan akses suramadu sudah berdiri Kantor PP Properti yang berlokasi di Jl. Tambak Wedi Lama. Di sebelah selatan kantor PP Properti ada lahan cukup luas yang sedang dimatangkan. Mungkin ini untuk bangunan tower superblok.

Sebelah utara kantor ada taman dan di sebelah barat taman ada lahan kosong dengan gundukam tanah uruk.

Di jalan sebelah timur paling ujung dan juga sebelah selatannya ada tanah siap bangun. Di tengah jalan kembar ini ada taman yang cukup rimbun.

Sementara di sisi utara Jembatan Suramadu menurut penduduk setempat sudah banyak lahan yang dikuasai pengusaha. Lahan tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik.

Tidak ada komentar: