Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Sabtu, 21 Maret 2015

Muncul Petisi Penutupan Kebun Binatang Surabaya (KBS) Di Luar Negeri


Belakangan ini muncul penggalangan petisi untuk menutup Kebun Binatang Surabaya lewat situs 
www.thepetitionsite.com. Pemrakarasa petisi yang berjudul Shut Down Your Zoo of Death! ini menganggap KBS sekarang ini telah menjadi death zoo atau kebun binatang kematian.


Situs tersebut pada (18/3 2015) sudah berhasil mengumpulkan 116.021 tanda tangan. Petisi yang diunggah 
seseorang dengan nama Jordyn Fender itu menyebut KBS adalah lembaga konservasi yang tidak 
memperhatikan kesejahteraan satwa. Dia mencontohkan jerapah bernama Kliwon yang mati dengan perut 
berisi gumpalan sampah seukuran bola voli pantai. Fender menargetkan, setidaknya ada 300 ribu orang yangmenyetujui petisi tersebut.

Sebelumnya nationalgeograpic.co.id pernah melansir pada awal tahun 2014 yang menyebutkan sedikitnya 50ekor satwa mati selama setahun, termasuk yang terakhir kematian gnu dan singa afrika.

Menanggapi pengalangan petisi itu Direktur Utama PDTS KBS Ratna Achjuningrum menuturkan, isu itu 
bukan kali pertama dihadapi. Publik luar negeri mungkin belum tahu bahwa di KBS sudah berganti 
kepengurusan. ”Upaya yang kami lakukan sudah banyak untuk membenahi KBS,” jelas Ratna Jumat (20/3 2015).

Dia mencontohkan pemberian pakan dengan nutrisi yang lebih baik untuk satwa. Selain itu, sarana dan 
prasarana di dalam KBS dibenahi. Di antaranya, jalan dan kandang. KBS memang punya sejarah panjang 
yang tidak pernah lepas dari konflik internal sehingga satwa-satwa telantar dan kurang terurus. 

Tapi, persoalan itu terurai sejak kebun binatang tersebut resmi dikelola Pemkot Surabaya pada Juli 2013. 
Bahkan, pada Agustus 2014, KBS kembali mendapatkan izin lembaga konservasi dari Kementerian 
Kehutanan.


Tidak ada komentar: