Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Kamis, 12 Maret 2015

DPP PDIP Belum Beri Sinyal Calonkan Risma dalam Pilwali 2015

Sampai sekarang DPP PDIP masih belum memberikan sinyal bagi pencalonan Tri Rismaharini dalam pilwali Surabaya tahun 2015. Yang ada baru sebatas spekulasi bahwa Megawati akan mengajukan Risma sebagai Walikota untuk periode kedua.

Spekulasi itu diungkapkan oleh Ketua Gerakan Rakyat Surabaya (GRS) Mat Mochtar. Menurutnya, Megawati Soekarno Putri akan tetap merekomendasikan Risma untuk diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih ini.

Pengusaha besi tua yang mengklaim dekat dengan Megawati Soekarno Putri ini menyatakan, pada Pilwali 2010 lalu, putri Presiden pertama RI itu sudah menggaransi Risma akan diusung PDIP selama dua periode. Sehingga, tidak mungkin ada orang selain Risma yang akan diusung oleh PDIP. Apalagi semua rekomendasi mengenai calon kepala daerah, harus melalui Megawati. “Bu Mega minta agar Risma jangan diganggu. Dia akan didukung untuk dua periode,” katanya.

Mat Mochtar menegaskan, Risma merupakan Walikota yang memiliki prestasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Dia berulang kali mendapat penghargaan internasional. Terakhir, alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) itu meraih peringkat ketiga atau second runner-up dalam daftar sepuluh teratas wali kota paling berprestasi versi World Mayor Prize (WMP).

“Bu Risma juga berhasil menutup lokalisasi terbesar di Indonesia, yaitu Dolly. Dia (Risma) ini orang baik, harus didukung. Semua yang dilakukan Risma itu untuk kemajuan Surabaya,” katanya.


Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menyatakan bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini wajib mengundurkan diri dari posisinya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) jika maju lagi dalam pilwali. Peraturan tersebut tertuang dalam revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pasal 7 huruf (t).

Tidak ada komentar: