Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Senin, 01 April 2013

Peta Kawasan Rawan Banjir di Surabaya








Dalam dua dasawarsa terakhir ini tampaknya Pemkot Surabaya kewalahan menghadapi masalah banjir di musim penghujan.  Kawasan genangan air bukannya berhasil ditekan tapi malah semakin luas. Meski genangan itu sebagian besar tak sampai menetap seharian, tapi tetap sangat mengganggu aktivitas masyarakat.


Berdasarkan pantuan media massa dalam tiga tahun  belakangan ini, genangan air dilaporkan terjadi di mana-mana saat hujan deras. Tahun ini jumlah kawasan yang dilanda genangan juga tak bisa dipersempit. Padahal Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati sempat sesumbar bahwa  kawasan genangan air di Kota Surabaya bakal berkurang 30 persen dari sebelumnya. Apa yang diperkirakan Erna ternyata meleset.

Lalu daerah mana sajakah yang sampai saat ini selalu menjadi kawasan rawan banjir di musim penghujan. Berikut ini uraiannya:

Surabaya Pusat
1. Genangan air setinggi lutut orang dewasa terjadi di kawasan Jl. Raya Gubeng ke arah Jl Biliton,  Jl Kalimantan, Jl Nias, sekitar viaduk Kertajaya pada  Rabu (26/12/2012) malam ketika turun hujan deras.
2.Genangan juga ditemukan di perempatan Ngagel Madya pada  Rabu (26/12/2012) malam ketika turun hujan deras.
3. Daerah  Jl. Indragiri, Jl. Opak, Jl. Adityawarman, Jl. Kutei serta kawasan Kodam V Brawijaya dilaporkan tergenang air sampai setengah meter akibat hujan Kamis, 2 Desember 2010 malam.
4. Banjir juga dilaporkan menggenangi  Jl. Kartini akibat hujan deras pada Selasa (7/2/2012) sore
4.  Proyek gorong-gorong di Jalan Tambaksari telah rampung. Diharapkan dengan saluran air yang lebih baik, banjir yang biasa terjadi di depan Stadion 10 November Tambaksari tak terjadi lagi. Tetapi fakta membuktikan, banjir masih terjadi bila hujan mengguyur. Contohnya pada pukul 17.17 Wib Kamis (23/12/2010), Jalan Tambaksari bak lautan. Meskipun ketinggian air hanya sekitar 15 cm-25 cm namun tetap saja mengganggu kenyamanan lalu-lintas dan aktivitas para pedagang.
5. Air menggenangi kawasan perkampungan Kedungdoro pada Kamis, 2 Desember 2010 malam.
6. Kawasan Kalidami.

Surabaya Barat
1. Jalan Raya Kendangsari dilaporkan tergenang saat hujan deras pada  Rabu (26/12/2012) malam.
2. Banjir terjadi di kawasan Jl. Sukomanunggal,  kawasan Mayjen Sungkono, Darmo Satelit, Darmo Indah. Airpun sampai masuk ke rumah penduduk.  Tahun sebelumnya, tepatnya pada Senin (2/5/2011) banjir 1 meter dilaporkan terjadi di kawasan Mayjen Sungkono akibat hujan selama 30 menit. Mobil jenis sedan yang lewat jalan itu terendam separuh. Ini membuat banyak pengendara mengurungan niatnya untuk melajukan kendaraan. Hanya mobil-mobil besar saja yang berani lewat. Akibat hujan pada Kamis, 2 Desember 2010 malam, kawasan Perumahan Elit Citra Raya, Jalan Mayjend Sungkono juga dilaporkan kebanjiran.
3. Banyu Urip, Tandes,  Simo Jawar saat terjadi hujan deras Selasa malam, 08/11/2012 juga kebanjiran. Airpun sampai masuk ke rumah penduduk. Genangan bertahan sampai Subuh di kawasan seperti Simo Jawar dan Tanjungsari.  Banjir menggenang sampai setinggi pinggang orang dewasa terjadi di kawasan pembangunan box culvert Jalan Banyuurip, Simopomahan, Petemon Gang 3, Simomulyo, dan Tanjungsari akibat hujan pada Kamis, 2 Desember 2010 malam. Hujan mengguyur Surabaya  pada Jumat (15/10/2010) juga membuat lalu lintas di kawasan Tandes hingga Jalan Raya Simo Pomahan macet. Jalan ini tergenang air setinggi lutut orang dewasa.  Kemacetan lalu-lintas mencapai 3 KM. 17. Hujan yang mengguyur sejak semalam hingga pagi membuat rumah di Surabaya bagian barat terendam.  Hampir semua rumah di kawasan Tanjung Sari terendam banjir. Juga rumah warga di kawasan Tandes, Karangpoh, Balongsari, Manukan dan hingga ke barat juga terendam akibat hujan pada  Jumat (15/10/2010).
4. Puluhan rumah di dua Kecamatan Benowo dan Pakal, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (31/1), terendam banjir akibat hujan pada Selasa, 31/1/2012.  Banjir diduga disebabkan Sungai Sememi yang tidak dapat menampung air hujan sehingga meluap ke perkampungan. Ketinggian air  mencapai 50 sentimeter. Selain menggenangi permukiman warga, banjir melumpuhkan lalu lintas menuju Gresik. Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat melintas, banyak yang mogok. Setahun sebelumnya, tepatnya pada 26,27,28 Maret 2011, kawasan ini mengalami kebanjiran.. Ketinggian air antara 50 cm-1 meter dan pada 28 Maret genangan masih tersisa 20 cm.
5. Sementara hingga paginya di ruas Jalan Asem Mulya, Simo Rejo, Simo Mulyo dan kampung-kampung  sekitarnya genangan air  masih belum surut. Rumah warga sudah banyak yang kemasukan air, sementara sungai Greges, Asem Rowo, meluber karena tak lagi bisa menampung air. Penghuni rumah pun harus 'berjibaku' membuat tanggul pembatas dengan karung berisi pasir diletakkan di pintu masuk. Kamis, 2 Desember 2010 malam.

Surabaya Utara
1. Kawasan Demak juga dilanda banjir akibat hujan deras Selasa malam, 08/11/2012.
2. Jalan Kalianak mengalami banjir akibat ketika hujan deras pada Selasa (7/2/2012) sore,
3. Setidaknya 3 wilayah yakni Moro Krembangan, Greges dan Kalianak Timur terendam air yang terus meninggi hingga selutut orang dewasa sejak pukul 10.00 WIB pada 20 Mei 2011 karena banjir rob. Warga 3 wilayah tersebut sudah biasa dengan kedatangan banjir rob. Di kawasan ini setidaknya dua hari dalam sebulan banjir rob akan datang. Tetapi banjir rob yang agak tinggi datang di antara bulan April hingga Juli. "Kalau bulanan, setiap tanggal 1 dan 15 selalu banjir," tambah pria yang berprofesi sebagai nelayan itu.
4. Hujan deras yang terjadi pada Jumat (15/10/2010) menyebabkan genangan air yang memacetkan lalu-lintas  Jalan Benowo dan Jalan Margomulyo. Polisi memutuskan mengalihkan kendaraan roda empat masuk ke Tol Dupak untuk menguraikan kepadatan.

Surabaya Selatan
1.Kawasan Gayungsari dilaporkan banjir akibat hujan yang deras disertai angin kencang selama 2 jam sejak pukul 17.00 - 19.00 WIB pada  Selasa (7/2/2012) sore.  Permukaan air hampir menyentuh lutut orang dewasa. Sejumlah kendaraan roda empat juga terlihat berhenti tidak berani melintas jalan karena khawatir mogok.
2. Kawasan Jalan Jemursari, dan kawasan Wonocolo juga tergenang akibat hujan deras Selasa (7/2/2012) sore.
3. Jalan Ahmad Yani dilaporkan tergenang akibat  hujan deras pada Jumat (15/10/2010).
4. Kawasan Rumah Sakit Islam Wonokromo dan perumahan di Ketintang dilaporkan dibanjiri genangan air pada  Jumat (3/12).

Surabaya Timur
1. Jalan Manyar banjir akibat hujan deras pada Selasa (7/2/2012) sore,
2. Perkampungan penduduk di Wonorejo Timur Surabaya banjir akibat luapan Sungai Jagir. Ketinggian air mencapai 30 centimeter. Dari pantauan detiksurabaya, Sabtu sore (26/3/2011), air mengalir deras ke kawasan pemukiman warga.  Air sungai mulai naik sekitar pukul 13.00, namun hingga pukul 17.30 WIB masih belum surut. Menurut Ketua RT 1 RW 7 Wonorejo 7, Triseno, banjir merendam 240 rumah yang berada di 3 RT. Selain itu, kata Seno, luapan air di lingkungannya diyakini sebuah air kiriman dari atas (Mojokerto), bukan dari air laut yang pasang. "Ini merupakan terparah yang kedua. Dan di sini sering meluap, kalau air sungai tinggi. Tapi kalau air laut pasang maka banjir akan parah dan airnya sangat tinggi," jelasnya.
3. Hujan yang mengguyur Surabaya sejak, Jumat 19/2 2012 ) dini hari membuat kawasan Bulak Banteng, Platuk, Kedung Mangu, Tenggumung, Wonokusumo, Sidotopo Wetan.
terendam air hingga selutut orang dewasa.  “Sebenarnya bukan pemandangan baru di sini banjir dan gangnya jadi sungai. Tapi tidak separah sekarang,” ujar Ketua RT 13. 15.
4. Wilayah Rungkut juga tergenang air akibat hujan deras pada Jumat (15/10/2010).
5. Kawasan Kalijudan.

lihat juga Peta Banjir 2016

Sumber:
2. http://nasional.news.viva.co.id/news/read/191964-kota-surabaya-direndam-banjir
3. http://regional.kompas.com/read/2012/02/07/19422937/Hujan.2.Jam.Surabaya.Dikepung.Banjir
4. Liputan6.com
8. http://surabaya.detik.com/readfoto/2010/12/03/074433/1508109/473/3/

Tidak ada komentar: