Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Minggu, 10 Maret 2013

Rivalitas Bonek dan Aremania Masih Menyimpan Potensi Kerusuhan Massal

Sweeping thd Aremania oleh bonek. Surabayadetik.com

Perseteruan antar supporter khususnya yang melibatkan bonek (Surabaya) dan Aremania (Malang) masih berpotensi meledak menjadi kerusuhan massal dan huru-hara. Menyusul terjadinya pengeroyokan oleh Aremania terhadap seorang bonek, ratusan supporter melakukan rasia terhadap aremania.


Erik Stiawan (17) yang dikeroyok Aremania akhirnya mengembuskan napas terakhir di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ibnu Sina, Gresik, Kamis malam (7/3/2013). Ia meninggal dunia karena luka parah di sejumlah bagian, kepala, mulut, dan wajah memar. Pada mulut Erik bahkan keluar darah.
Ia sebetulnya berasal dari Gresik bukan Surabaya, tapi ketika dikeroyok mengenakan atribut bonek Surabaya.

Sebelumnya, Erik dan Andre Subagiyo (19), pelajar kelas III sebuah SMK, hendak menonton pertandingan Persegres melawan Arema. Saat itu mereka mengenakan kostum Bonek. Sampai di pintu gerbang Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik, mereka berpapasan dengan sejumlah suporter Arema. Saat berpapasan itulah Erik dan Andre dihajar sejumlah suporter Arema hingga babak belur.

Seorang pengendara motor, Supriyanto (20) juga menjadi sasaran dalam peristiwa itu. Akibat kejadian tesebut, Supriyanto, warga Kecamatan Benjeng, Gresik luka memar dan lecet di punggung dan wajah.
Esoknya Jumat (8/3/2013, sektiar seratusan pemuda melakukan sweeping kendaraan di pertigaan Margorejo, Jalan Ahmad Yani, Surabaya,. Mereka bertindak beringas saat mencari pendukung Arema atau Aremania yang lewat. Beberapa di antaranya membawa pentungan. Mereka berdiri di tengah jalan di dua ruas jalan dari arah masuk ke Surabaya dan menuju ke Bundaran Waru. Kendaraan pribadi selain nopol L dihentikan paksa, untuk diperiksa.

Pantauan di lokasi hingga Pukul 03.10 Wib, belum ada petugas kepolisian yang membubarkan aksi yang cukup meresahkan warga tersebut. Padahal lokasi sweeping tersebut hanya berjarak sekitar 500 meter dari Markas Polda Jawa Timur.

Sebuah mobil Innova dari arah Waru menuju ke Surabaya sempat menjadi korban. Mobil warna hitam itu penyok dibagian pintu tengahnya. Namun beruntung, sang sopir langsung tancap gas meski sempat terkena pentungan.

Jalan Ahmad Yani saat itu memang padat karena polisi mengalihkan semua kendaraan yang hendak melintas tol ke jalur tengah Kota Surabaya. Ini karena terjadi pemblokiran di Tol KM 6 Banyu Urip. Bus maupun truk dan kendaraan pribadi pun dialihkan ke jalur arteri kota.

Para aparat Kepolisian baru pada sore harinya melakukan konsentrasi pengamanan di Tol KM 6 Banyu Urip untuk menghindari adanya pemblokiran massa anti Aremania. Sejumlah tembakan gas air mata telah diluncurkan untuk membubarkan rencana penghadangan pendukung Arema yang usai menyaksikan pertandingan di Gresik.

Satu truk telah menjadi korban kemarahan massa. Truk yang terjebak di KM 6 itu hangus dibakar setelah massa mengetahui bila rombongan Aremania pulang melalui jalur alternatif lain, Lamongan-Mojokerto-Pasuruan. 

Polisi juga baru melakukan pembubaran aksi sweeping Aremania di Jalan Ahmad Yani, Surabaya pada Pukul 03.30 Wib, Jumat (8/3/2013). Massa yang sebelumnya beringas dengan menghentikan semua kendaraan di pertigaan Margorejo atau sekitar 500 meter dari Mapolda Jatim semburat. Satu truk pasukan Brimob Polda Jatim dan puluhan personil lainnya menggendari motor trail mengejar para pemuda anti Aremania.

Satu sepeda motor dan seorang pemuda diamankan. Setelah massa kabur, polisi sempat melakukan penyisiran untuk mencari adanya konsentrasi para pemuda yang bergerak mengendari motor itu.
Tidak jelas apakah kematian seorang bonek berkaitan dengan sweeping terhadap Aremania. Karena media massa yang melakukan peliputan tak menyebutkannya.

Sumber:
2. detiksurabaya.com

Tidak ada komentar: