Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Minggu, 10 Juni 2012

Untuk Meramaikan, Pasar Tambakrejo Digelontor Ratusan PKL dari Pasar Kapasan


      Megah tapi sunyi senyap. Itulan kondisi  PlazaKapas Krampung
      yang satu komplek dengan Pasar Tambakrejo. Foto: Surabayaraya.

Pasar Tambakrejo yang selama ini banyak ditinggalkan para pedagang karena sepi pembeli akan digelontor ratusan PKL dari Pasar Kapasan. Kedatangan para PKL ini diharapkan mampu meramaikan Pasar Tambakrejo dan juga Plaza Kapas Krampung yang dalam kondisi sekarat.

Selama ini para PKL itu menempati bagian dalam Pasar Kapasan. Para pedagang itu tidak memiliki stan karena itu mereka menempati ruang-ruang kosong yang ada di dalam pasar. Yang paling banyak adalah di lantai III di lahan parkir mobil. Jumlahnya mencapai 115 orang.


Dirut PDPS Karyanto Wibowo mengatakan, penertiban dilakukan karena keberadaan mereka dikeluhkan oleh para pedagang resmi. Namun pihaknya tidak menggusur begitu saja para PKL, tapi menyediakan tempat pengganti di Pasar Tambakrejo. Kebetulan di Pasar Tambakrejo sekarang ini banyak stan yang kosong karena ditinggal para pedagang. “Para PKL ini diharapkan dapat meramaikan Pasar Tambakrejo,” ujar dia.

Sebagai insentif, para PKL yang mau menempati stan yang telah disediakan, akan dibebaskan dari beaya dalam waktu tiga bulan. “Setelah itu tetap harus membayar sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Dalam pengamatan Surabaya Raya, Selama ini Pasar Tambakrejo memang sudah banyak ditinggalkan para pedagang. Banyak di antara mereka yang terpaksa menghentikan usahanya karena sepi pembeli. Warga lebih suka membeli belanjaan di kaki lima yang ada di sekitar pasar daripada harus bersusah payah masuk Pasar Tambakrejo yang begitu luas. Selain tak perlu membayar parkir, pembeli juga tak mau terlalu capek mendatangi stan-stan di dalam pasar.

Seperti diketahui Pasar Tambakrejo berada satu kompleks dengan Plaza Kapas Krampung, pusat buku dan pusat grosir. Nah yang sepi tidak hanya pasarnya saja, tapi semuanya termasuk pusat grosir, pusat buku, dan plazanya.

Menurut seorang pedagang baju di sana, pusat grosirnya memang kelihatan buka tapi sebenarnya itu pekerjaan pengelolanya sendiri untuk memberikan kesan ada aktivitas.
Dia mengatakan, Plaza Kapas Krampung dari tahun ke tahun tidak ada perkembangan bahkan semakin sepi. Banyak pedagang-pedang besar enggan masuk karena tidak adanya fasilitas bongkar muat yang memadai. “Ruang untuk bongkar muat terlalu sempit. Makanya ritel seperti Giant hanya mau ambil ruang kecil saja di sini karena bongkar muatnya susah,” katanya.