Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Sabtu, 30 Juni 2012

Peminat SMK Melebihi SMA


Para pelajar lulusan SMP tampaknya lebih memilih jalur kerja daripada perguruan tinggi selepas sekolah lanjutan nanti. Karena itu mereka memilih masuk ke SMK daripada SMA. Ini terlihat dari adanya kecenderungan mendaftar ke SMK daripada SMA pada proses PPDB tahun 2012 ini.

Sampai pukul 05.40, tanggal 30 Juni 2012 tadi pagi, pendaftar SMK  sudah mencapai 4604 orang sedangkan pendaftar SMA baru mencapai 3163 orang.  Total lulusan SMP yang akan meneruskan ke sekolah lanjutan atas mencapai 38832 siswa.

Masih sedikitnya jumlah lulusan SMP yang mendaftar di sekolah lanjutan disebabkan server PPDB Dinas Pendidikan Surabaya mengalami overload. Mulai pukul 11.00 siang kemrin banyak pendaftar yang mengalami kesulitan mendaftar secara online karena datanya tidak bisa masuk ke formulir online yang telah disediakan  PPDB.

Tak sedikit juga yang masih wait and see. Mereka masih ingin melihat dulu peringkat nilai siswa-siswa lain di setiap sekolah negeri sehingga nantinya bisa mendaftar ke sekolah yang masih sedikit peminatnya. Sebagian lagi yang nilai Unasnya buruk memilih langsung mendaftar ke sekolah swasta.

Aksi protes terus membanjiri kantor Dinas Pendidikan Surabaya di Jl Jagir Wonokromo. Mulai pukul 10.00, lebih dari seratus wali murid memprotes kinerja Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Puncaknya protes terjadi sekitar pukul 13.00 usai salat Jumat. Tak hanya server ppdbsurabaya.net yang lamban, tapi juga banyak ditemukan kekacauan menyangkut status siswa.

"Saya tidak bisa mendaftar karena tertera penjelasan over capacity. Saya tunggu berjam-jam tapi tetap tak ada perubahan, saya datang ke sini untuk meminta penejlasan," kata Siwi Indah yang mau masuk ke SMAN 18.

Mereka protes di antaranya karena setelah mencetak pendaftar sekolah reguler tertulis KK luar kota. "Jelas kami dirugikan, apalagi tertulis KK kami luar Surabaya. Jangan-jangan saat tes RSBI kemarin, kami bersaing di jalur 1 persen luar kota. Bukan dalam kota karena jelas-jelas KK anak saya Surabaya sebelum Jauari 2012," kata Kurniawan, salah satu wali murid yang tinggal di Wiyung.

Karena makin banyaknya masa Ortu yang protes, tiga petugas satpam dikerahkan untuk menjaga kemungkinan. Satu satpam lainnya menggenggam pengeras untk menertibkan antrean protes. Beruntung, staf dan petugas Dindik Surabaya dengan sabar melayani mereka.

"Saya membawa KK asli yang saya buat sejak 2004. Tidak mungkin dokumen KK ini tidak berlaku. Kok setelah dicetak, tertulis KK kami luar Surabaya," kata Kunadi, ortu siswa Nur Fajrina dan Rafli Albarkah, keduanya dari SD Ta'miriyah yakni tinggal di Kandangan.

Dinas Pendidikan Surabaya menanggapi serius protes wali murid. Kepala Dinas Pendidikan Ikhsan menolak disebut tak profesional. Sebaliknya, dia meminta siswa untuk sekali lagi lebih cermat.

"Soal server macet, itu bisa dimaklumi dan tidak berlangsung lama. Sejak pertama dibuka pendaftaran jalur reguler tadi sudah langsung dipadati 40.000 pendaftar. Tapi ini berlangsung sesaat dan sudah kembali normal," kata Ikhsan.

Ikhsan mengaku sudah mengantisipasi masalah teknis sistem internet tersebut. Makanya, kata Ikhsan, pengumuman RSBI tidak jadi diunggah jam 08.00 karena akan bareng dengan pendaftaran sekolah reguler juga melalui online.

Mengenai banyaknya siswa asli Surabaya (ber-KK Surabaya) usai mendaftar tiba-tiba tertera status ber-KK luar Surabaya, Ikhsan berjanji akan merevisinya.

"Kita imbau betul-betul kepada siswa agar teliti dan cermat mengklik status. Di internet sulit dan kerap lupa jika yang diklik adalah status luar kota. Tapi ini bisa direvisi," kata Ikhsan.



Tidak ada komentar: