Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Sabtu, 19 Mei 2012

Pengosongan Lokalisasi WTS di Surabaya Ditarget Tuntas Tahun 2014

lensaindonesia.com

Pemulangan WTS dari enam lokalisasi di Surabaya ke tempat asalnya terus dilakukan.
Proses ini ditargetkan tuntas pada tahun 2014. Dan agar warga di sekitar lokalisasi tetap bisa berusaha, bekas kawasan lokalisasi WTS diplot sebagai kawasan perdagangan.

Sebagai bagian dari rencana ini, pada 30 Mei 2012 akan dilakukan pemulangan 17 WTS dari Dolly dan 41 WTS dari Tambakasri pada 30 Mei 2012. Pada tahun ini pemerintah kota/propinsi mentargetkan pemulangan sebanyak 253 WTS.


Posting Terkait :


Saat ini di Surabaya masih terdapat 2.110 orang WTS yang tersebar di enam lokalisasi, yakni Dolly, Jarak, Sememi (Moroseneng), Tambak Asri (Kremil), Klakah Rejo dan Dupak Bangunsari.

Sebelum dipulangkan ke tempat asalnya, para WTS mendapatkan pembinaan rohani dan kursus ketrampilan. Mereka yang dengan kesadaran diri mau pulang ke desanya akan diberi uang saku sebesar Rp 3 juta.

Lalu setelah berhasil dikosongkan akan dikemanakan bekas kawasan lokalisasi WTS di Surabaya?

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur M Idrus, Minggu (6/5 2012) mengatakan. Pemprov Jawa Timur telah menyiapkan sejumlah konsep baru untuk mengubah tempat-tempat lokalisasi yang ada di Kota Pahlawan, sebutan lain Kota Surabaya.

"Pemprov Jawa Timur, berencana mengubah sejumlah lokalisasi di Surabaya menjadi pusat perdagangan dengan harapan tetap memberikan peluang bisnis kepada masyarakat sekitar, salah satunya di Dolly," ujar Idrus yakin.

Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan gambaran dimulainya program ini karena sampai sekarang masih berkonsentrasi memulangkan para wanita tuna susila (WTS) yang masih bertahan.

Idrus berharap, pemulangan semua WTS yang tersebar di sejumlah lokalisasi di Surabaya selesai pada 2014. Meski sudah ratusan WTS yang dikembalikan ke daerah asalnya, namun masih ratusan WTS juga yang belum mau pulang.
Sumber :