Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Jumat, 11 Mei 2012

Penanganan Kasus Uang Pelicin Kadishub Pemkot Surabaya Molor


Penanganan kasus uang pelicin ponten terminal yang membelit Kadishub Pemkot Surabaya, Eddy sejak 2011 lalu tertunda lagi. Hari ini, Jumat (4/5/2012) dipanggil polisi untuk pemeriksaan Eddy minta penundaan dengan alasan mengurusi pemogokan sopir di terminal Tambak OsoWilangun.

Sebelumnya aparat penegak hukum di kota pahlawan ini kedodoran menangani kasus jasa pungut yang melibatkan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Musyafak Rouf. Politisi ini sejak kasusnya diproses secara hukum tidak ditahan. Ketika vonis MA jatuh, yang bersangkutan melarikan diri.


Eddi  pada 2009 diduga telah menerima uang pelicin sebesar Rp 500 juta dari pengelola ponten terminal Purabaya. Uang itu diberikan atas permintaan Eddi agar pengelola ponten dapat memperpanjang masa sewanya. Kasus itu tercium polisi pada 2011. Ketika itu Eddy menjadi kepala terminal Purabaya

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes, AKBP, Farman, molornya pemeriksaan itu karena Kadishub minta penundaan. "Kuasa hukumnya meminta ditunda hingga hari Senin (7/5/2012)," kata AKBP Farman saat dihubungi detiksurabaya.com.

Farman mengatakan berdasarkan surat dari kuasa hukum Eddi, disebutkan jika penundaan tersebut terkait dengan masih adanya konflik di Terminal Tambak Oso Wilangon (TOW) dan masih membutuhkan penanganan.

Hingga hari ini aksi mogok para sopir Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) masih terjadi. Bahkan para sopir melakukan aksi demo ke kantor DPRD Surabaya agar mereka dikembalikan ke Terminal Purabaya sebelum TOW dibenahi.

"Lihat saja besok hari Senin," tandas Farman.
http://surabaya.detik.com/read/2012/05/04/145628/1909330/466/kadishub-surabaya-belum-penuhi-panggilan-polisi-kasus-gratifikasi-ponten

http://surabaya.detik.com/read/2012/05/04/145628/1909330/466/kadishub-surabaya-belum-penuhi-panggilan-polisi-kasus-gratifikasi-ponten

Tidak ada komentar: