Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Selasa, 01 Mei 2012

50.000 Buruh Banjiri Jalan Protokol Gelar Unjuk Rasa May Day


seputarindonesia.com

Sedikitnya 50.000 massa buruh memenuhi jalan-jalan protocol di Surabaya dalam aksi demo memperingati Hari Buruh (May Day) 1 Mei 2012. Dengan menggunakan sekitar 15 truk dan 10 sepeda motor, mereka bergerak dari Jl. Pangilma Sudirman menuju kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan Surabaya. Ikut bergabung dalam aksi itu, buruh dari Mojokerto, Sidoarjo, Pasuruan, dan berbagai daeah lainnya di Jatim.

Di Jl. Panglima Sudirman, mereka sempat menyegel kantor BP Migas. Di sini massa buruh memasang spanduk : “Disegel oleh kaum buruh, minyak dan gas untuk rakyat” yang dipasang di depan serambi Kantor BP Migas.


Penyegelan itu dilakukan secara simbolis sebagai tanda bahwa kantor BP Migas tidak berpihak pada rakyat. Ini juga merupakan respon para buruh terkait dengan rencana kenaikan harga BBM yang menurut keputusan pemerintah tidak dibatalkan tetapi dilakukan penundaan.

Dalam aksi itu, buruh tidak hanya menuntut perbaikan nasib dan penghapusan outsourching, tapi juga menyinggung rencana kenaikan harga BBM. Dalam orasinya, Andik Peci koordinator aksi menyatakan bahwa kenaikan harga BBM hanyalah kepalsuan yang dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk pelaksanaan sistem ekonomi kapitalis yang dikuasai asing. Minyak bumi yang dihasilkan di Indonesia juga dikuasai oleh pemodal-pemodal asing.

“Karena itu lawan politik ekonomi kapitalis, kita menuntut agar sektor migas kita dinasionalisasi oleh rakyat, ”kata Andik Peci yang disambut teriakan kesepakatan oleh massa buruh.

Meskipun kantor BP Migas mendapat penjagaan dari aparat keamanan, aparat tidak melakukan penghadangan ketika buruh melakukan penyegelan. Bahkan sejumlah karyawan BP Migas memotret aksi para buruh di kantor mereka.

Selain itu, massa demonstran juga memenuhi Jl. Gubernur Surjo di depan Grahadi, kediaman  gubernur. Sesuai dengan janjinya. Gubernur Jatim Soekarwo menerima belasan perwakilan buruh di komplek Grahadi, tepatnya di ruang rapat sisi barat Gedung Utama Grahadi.

Sambil menunggu perwakilan massa buruh menemui Soekarwo, massa buruh yang tetap berada di luar Grahadi ada yang terlihat berjoget. Mereka juga membunyikan musik dangdut dari sound system di atas truk. Massa memarkirkan truk membentang menutupi Jalan Gubernur Suryo.

Yang menarik di kawasan Tugu Pahlawan yang berdekatan dengan kantor Pemprov Jatim disediakan panggung hiburan untuk menghibur para buruh. Selain diisi berbagai hiburan, juga akan diselingi pembagian door prize.

Panggung hiburan musik dan door prize ini dihadiri ratusan perwakilan 32 dari 33 elemen buruh yang ada di Jawa Timur. Meski ada panggung hiburan, Kantor Gubernur Jatim masih dijaga ketat. Bahkan kawat berduri masih terpasang.
.
Sementara, Wagub Jatim Saifullah Yusuf yang hadir dalam panggung hiburan Hari Buruh di Tugu Pahlawan mengaku sangat senang dengan acara ini karena tidak mengganggu ketertiban umum.

Gus Ipul  mengungkapkan jika Gubernur Jatim sudah melakukan konsultasi dengan forum pimpinan daerah dan tokoh buruh agar Mayday tetap nyaman. Selain acara musik dan pembagian door prize, panggung hiburan juga diwarnai orasi
suarasurabaya.net, http://surabaya.detik.com, www.seputarindonesia.com