Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Jumat, 10 September 2010

Jalur Sepeda di Surabaya Direalisasikan 2012

09 Maret 2011, 17:52:33suarasurabaya.net| Kabar baik buat komunitas bersepeda di Kota Surabaya. Mulai tahun 2012, Pemkot Surabaya akan merealisasikan jalur-jalur sepeda di sejumlah jalan protokol. Tidak hanya itu, Pemkot Surabaya juga membangun sistem park and ride berbasis angkutan massal KA dan bus rapid transit untuk pengguna sepeda di Surabaya.

TRI RISMAHARINI Walikota Surabaya dalam diskusi tentang Menguak Masalah Sosio Kultural Transportasi Surabaya, Rabu (09/03) di Fisip Unair mengatakan jalur sepeda ini akan dibangun untuk menfasilitasi perjalanan jangka pendek bagi pengguna kendaraan tidak bermotor dan pejalan kaki. Selain menjadi solusi potensi kemacetan total kota ini pada 2018, sepeda adalah angkutan yang murah, sehat, dan ramah lingkungan.

Jalur sepeda di Surabaya nantinya akan dibangun terintegrasi pada jalur pedestrian yang kini sudah ada dengan lebar yang mencukupi. Jaringannya bakal menghubungkan pusat-pusat kegiatan masyarakat di tengah kota, semisal pusat perbelanjaan dan sekolah.

Adapun jalur sepeda yang dibuat nanti meliputi : Jalan Basuki Rahmat, Yos sudarso, Panglima Sudirman, Pemuda, Gubernur Suryo, Wijaya Kusuma, Ambengan, dan Kusuma Bangsa.

Pemkot Surabaya juga akan memfasilitasi pengguna sepeda di luar jalur itu dengan menyediakan park and ride. Konsepnya, sepeda bisa dititipkan di terminal maupun sub terminal BRT atau ikut dibawa dengan gerbong KA komuter.

”Dengan konsep ini, masyarakat pengguna sepeda yang akhir-akhir ini makin banyak jumlahnya, akan mendapat ruang untuk bergerak di kota ini,” paparnya

Terminal maupun sub terminal yang disiapkan dengan fasilitas park and ride ini diantaranya di kawasan Kendung Sememi, pertigaan Margomulyo-Tandes, pertigaan Banyuurip-Simo Gunung, Rajawali, Tugu Pahlawan, Basuki Rahmat, pertigaan Pandegiling-Raya Darmo, Margorejo, Ahmad Yani bundaran Dolog, pertigaan Kedung Cowek-Kenjeran, Urip Sumoharjo, Kertajaya, Mayjen Sungkono, dan Ahmad Yani bekas PT Iglas.

Sayangnya, konsep park and ride ini kemungkinan hanya bisa diterapkan pada BRT karena PT KA menolaknya meskipun Pemkot Surabaya siap mensubsidi gerbiong khusus untuk mengangkut sepeda.

HERRY WINARNO Asisten Manager Eksternal PT KA Daops 8 Surabaya membenarkan keberatan itu. Menurut dia, PT KA belum sanggup menyediakan sarana gerbong yang memadai untuk mengangkut sepeda. Selain itu, juga masih belum ada kesepakatan tentang sistem kerjasama operasional.(edy)

Tidak ada komentar: