Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Selasa, 08 Februari 2011

APBD Surabaya 2011 Berkekuatan Rp 5 Triliun


Dalam tiga tahun terakhir ini terjadi lonjakan besar kekuatan APBD Surabaya. Angkanya untuk tahun 2009, 2010, dan 2011 berturut-turut, Rp 3,8 triliun, Rp 4,36 triliun, dan Rp 5,02 triliun. Dibandingkan dengan tahun 2010, RAPBD 2011 mengalami peningkatan sebesar lebih dari Rp 660 miliar.

Hal ini diketahui dari selesainya pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di DPRD Kota Surabaya, Senin (7/2) kemarin. Selanjutnya, hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Pemkot Surabaya akan disahkan dalam sidang Paripuran DPRD, Selasa (8/2) hari ini.

Ketua DPRD Kota Surabaya Wishnu Wardhana, Selasa (8/2)mengatakan,anggaran untuk pendidikan dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang tajam. Berturut-turut untuk tiga tahun terakhir ini adalah tahun 2009 20%, tahun 2010 32% dan tahun 2011 36%.

“Anggaran pendidikan sebesar 36% tergolong melebihi kuota nasional, karena kuota nasional sesuai yang diatur dalam UU hanya 20% dari APBD. Selain itu, bidang pendidikan memang menjadi prioritas, di samping kesehatan, pembangunan infrastruktur dan bidang-bidang lainnya,” paparnya.

Wishnu yang juga Ketua Badan Musyawarah (banmus) pun kembali memastikan RAPBD 2011 akan digedok 28 Februari nanti. Banmus telah menyusun jadwal pembahasan RAPBD. Ini dimulai dengan pengesahan KUA-PPAS, Selasa hari ini, dilanjutkan dengan paripurna penyerahan nota keuangan RAPBD 2011 oleh walikota.

Terkait dengan ini masing-masing fraksi akan menyusun pandangan umum yang juga akan disampaikan dalam rapat paripurna. Selanjutnya, besok Rabu (9/2), digelar rapat paripurna lagi untuk jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi.

Dalam APBD 2011,target pendapatan dari pajak dan retribusi tahun 2011 dinaikan sebesar Rp 647 miliar dibanding tahun lalu. Kalau pada tahun anggaran 2010 dipatok Rp 3,271 triliun, tahun ini ditargetkan menjadi Rp 3,918 triliun atau naik 19,78%.

Dalam kenaiakan ini, tampaknya pendapatan dari PBB dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang mulai Januari 2011 telah diserahkan kepada Pemkot Surabaya sangat berperan. Pendapatan dari sektor ini diperkirakan sebesar hampir Rp1,1 triliun dengan rincian dari PBB diperoleh pendapatan Rp 660 miliar, sedangkan BPHTB senilai Rp 350 miliar.

Tidak ada komentar: