Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Minggu, 10 Oktober 2010

Diusulkan, Pajak PKL bagi yang Beromzet Rp 15 Juta


Rabu, 9 Maret 2011 | 07:53 WIBSURABAYA l SURYA Online- Pemkot Surabaya mempertahankan keinginannya memajaki pengusaha makanan dan minuman (restoran, warung, kantin, PKL) yang beromzet di atas Rp 1 juta. Keinginan pemkot berbeda dengan Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan daerah (Raperda) Pajak dan Retribusi Daerah DPRD Surabaya yang minta agar wajib pajak yang kena pajak beromzet di atas Rp 15 juta.
Kabid Pajak Dinas Pajak dan Pengelolaan Keuangan Surabaya Joestamadji mengatakan, jika menuruti DPRD, pemkot akan kehilangan 1.000 wajib pajak dengan potensi Rp 6 miliar. Data yang dimiliki pemkot, ada 1.900 calon wajib pajak beromzet Rp 1 juta.
Tahun 2011 ini, pihaknya menargetkan perolehan dari sektor pajak Rp 123 miliar.
“Kekuatan pendapatan asli daerah (PAD) Surabaya salah satunya di situ,” kata Joestamadji, Selasa (8/3).
Pada prinsipnya, yang terkena pajak bukanlah pengusaha makanan dan minuman, tapi para pembelinya. ”Kalau diterapkan terlalu tinggi, kami khawatir pajaknya tak terbayarkan. Padahal, potensinya cukup besar,” ujarnya.
Anggota pansus Rusli Yusuf mengatakan, usulan pemkot akan mematikan para pengusaha kecil. Pemkot, kata Rusli, harus mencontoh pemerintah DKI Jakarta yang mengenakan pajak dengan omzet Rp 30 juta. ”Kalau di sini pemkot ngotot Rp 1 juta, ini akan membunuh PKL,” katanya.  iks

Tidak ada komentar: