Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Minggu, 01 Agustus 2010

Nikmati Hubungan Anda dengan Pasangan

Sebuah hubungan, khususnya suami istri adalah sesuatu untuk dinikmati. Sebuah hubungan memungkinkan kita untuk berbagi pengalaman. Itu membuat kita bisa melihat diri sendiri melalui mata seseorang lainnya, yang tak lain pasangan kita sendiri. Hubungan juga memberikan suatu kesempatan yang menakjubkan untuk memupuk kesadaran dan perkembangan diri. Sebuah hubungan memberikan rasa persahabatan, kasih sayang, hiburan, dukungan, dan rasa peduli. Hubungan memungkinkan kita berbagi tanggungjawab dan menggabungkan semua jenis kemampuan dan asset kita: mental, fisik, emosi, dan finansial. 

Semua dari karakteristik ini dapat dinilai dan dinikmati. Tumbuhkan kasih sayang dalam kehidupanmu dengan menikmati hubungan itu sendiri. Sebagai contoh dalam hubungan suami istri , betapa senangnya bangun dan merapat di lengan suami atau istri kita yang sedang tidur nyenyak di pagi hari. Bisikkan di telinga pasanganmu betapa nyenyaknya tidurmu, dan betapa indahnya mimpimu, pada saat masih setengah mengantuk. Rasakanlah betapa berharga sarapan bersama seseorang yang peduli terhadapmu dan betapa engkau memiliki hari yang indah. Nikmatilah hal-hal yang khusus ini dan lebih banyak lagi yang dapat diberikan suatu hubungan dengan seseorang kepadamu. 

Suka menumbuhkan suka. 
Ketika kita meningkatkan getaran kebahagiaan hubungan suami istri, aspek hubungan yang bisa dinikmati akan meningkat. Ketika kita menikmati hubungan, kita akan mulai memandangnya secara berbeda. Hubungan itu sendiri menuntut lebih banyak makna dan kepentingan. Engkau menjadi lebih ingin membuatnya tetap berkembang. 

Apabila kita menemukan bahwa kita memiliki sikap-sikap yang negatif terhadap perkawinan dan hubungan, bahkan secara bercanda, binasakan sikap-sikap itu. Ekspresi-ekspresi seperti “itu sudah kuno” bukanlah kosa kata orang-orang yang memiliki kebahagiaan. Sikap-sikap negatif leburlah dengan getaran positif kebahagiaan hubunganmu. Sikap-sikap negatif bila dibiarkan berkembang bisa mengikis kebahagiaan dalam suatu hubungan.

Kadang-kadang sikap negatif itu terjadi tanpa dikatakan. Anda secara sederhana bisa gagal menikmati hubungan kalau enggan mengatakan sesuatu yang positif, segaimana dinyatakan oleh Kim, seorang anggota Kelompok Apresiator: "Saya memikirkan seorang wanita yang telah menikah selama 20 tahun terakhir, dan bertanya kepada suaminya apakah ia mencintainya dan suaminya mengatakan, ‘Saya menikahimu bukan?’ Ia tidak mengucapkan kata ‘I love you’, tapi ia mengharapkan istrinya tahu bahwa ia mencintainya karena ia menikahinya dan masih bersamanya." Sikap semacam ini tidak mendukung atau memperkuat sebuah hubungan. Rasa sayang paling kokoh ketika ia dinyatakan secara terbuka sekaligus dirasakan dalam hati.

Habiskan waktu setiap hari untuk menikmati hubunganmu. Berilah nilai setiap aspek yang penting bagimu, dan bersyukurlah karenanya. Tuangkan seluruh jiwamu dalam kebahagiaan, walaupun hanya dalam beberapa menit saja. Kalau anda secara intensif memusatkan momen kebahagiaan, mengulanginya secara teratur,  maka secara ajaib akan menutrisi cinta dalam hubungan anda. Perasaan yang anda ciptakan akan besifat candu, sebagaimana dikatakan Dan, seorang anggota AG: "Saya mendapatkan bahwa saya benar-benar bersyukur mencintai istriku, sehingga itu hampir sejenis gelembung ganda. Dan saya berpikir bahwa salah satu dari hal yang paling kuat yang saya temukan dalam hubungan kami adalah – peluang untuk secara nyata menikmati kehadiran seseorang seperti dia. (Noelle Nelson, Ph.D. & Jeannine Calaba, Psy.D, http://www.innerself.comhttp://www.innerself.com)

Tidak ada komentar: