Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Senin, 26 Juli 2010

Kenapa Makanan Cepat Saji Buruk


Di Surabaya dan kota-kota besar lainnya sudah sejak lama berdiri aneka restoran cepat saji. Kebanyakan di antaranya adalah restoran-restoran asing terkenal yang beroperasi dengan sistem waralaba.  Entah karena rasanya yang enak atau memberikan prestise sendiri, restoran-restoran semacam ini selalu dipenuhi dan dijubeli para pembeli. Tapi tahukah anda bahaya apa yang ada di balik makanan cepat saji?

Makanan fast food adalah makanan yang cepat, enak, dan biasanya tidak mahal. Di Surabaya kita dapat membeli makanan cepat saji  di plaza, mall, pusat perbelanjaan dan tempat-tempat keramaian lainnya. Makanan cepat saji - walaupun di Indonesia termasuk mahal - di negara-negara maju harganya termasuk murah (di bawah 5 dollar AS). Kenapa makanan cepat saji harganya tidak mahal. Itu karena biasanya terbuat dari bahan-bahan yang murah seperti daging berlemak tinggi, padi-padian  halus, dan kandungan gula dan lemak yang tinggi, sebagai ganti makanan bergizi seperti daging yang tak berlemak, buah segar, dan sayuran

Adalah kenyataan bahwa makanan cepat saji biasanya tinggi kandungan lemak, kalori, kholesterol, dan sodium, tapi hanya memakan sekali-kali dalam suatu kesempatan tertentu tidaklah masalah. Apabila kita memakanan makanan cepat saji terlalu sering dalam jangka waktu yang lama, maka itu dapat menyebabkan masalah kesehatan. seperti tekanan darah tinggi, sakit jantung, dan kegemukan.

Banyak rumah makan cepat saji membenahi menu mereka untuk menjawab komentar-komentar konsumen. Sebagai contoh, beberapa rumah makan tidak lagi menyajikan makanan berlemak, dan banyak menambah menunya dengan buah-buahan dan sayuran. Apabila kita makan masakan cepat saji lebih dari sekali dalam seminggu, cobalah membuat pilihan-pilihan yang lebih sehat. Ada beberapa tip berikut ini:
* Pilihlah makanan yang dipanggang lebih daripada yang digoreng seperti sandwich ayam panggang sebagai pengganti ayam goreng atau  chicken nuggets.
* Pilihlah sup yang bukan berbasis cream (Sebagia contoh: Apabila nama sup ada kata creamnya, seperti   "Creamy Tomato Soup", hindarilah untuk memesan).
* Makanlah salad berlemak rendah sebagai pengganti salad yang berlemak tinggi.
* Makanlah salad atau sup sebagai pengganti makanan gorengan.
* Gunakan mustard atau kecap sebagai pengganti mayonnaise.
* Pesanlah porsi hidangan utama yang lebih kecil. Sebagai pengganti pesanlah salad dan buah-buahan sebagai pendamping.
* Apabila anda mendapatkan makanan tambahan, pesanlah porsi kecil atau ukuran anak. Sebuah gorengan besar memiliki sekitar 500 kalori dan 25 gram lemak, sementara gorengan kecil memiliki sekitar 230 kalori dan 11 gram lemak.
* Ketika memesan sandwich, pilihlah daging yang tidak berlemak seperti daging kalkun atau ayam panggang sebagai pengganti gorengan seperti burger atau steak, dan sandwich keju.
* Pilihlah air putih, susu rendah lemak, atau soda diet sebagai pengganti soda biasa, minuman buah, milkshakes, atau susu murni.
* Ketika memesan pizza, tambahkan sayuran sebagai pengganti daging, dan dapatkan kerak yang sedikit sebagai pengganti hidangan yang banyak.
* Apabila buah-buahan dan sayuran tersedia, cobalah untuk menambahkan mereka ke dalam makananmu. Sebagai contoh, selada dan tomat pada sandwich atau  burger.

Banyak makanan cepat saji dan restoran mengeposkan informasi nutrisi mereka secara online.Gunakan suatu mesin pencari untuk menemukan halaman web perusahaan-perusahaan itu. Di sana biasanya ada sebuah tautan untuk bagian nutrisi pada  home page dimana anda akan menemukan keterangan nutrisi, termasuk lemak,kholesterol, sodium, protein, kalori, dan lebih banyak lagi. Simaklah informasi ini untuk membantumu membuat pilihan-pilihan yang lebih sehat ketika makan di luar. (http://www.youngwomenshealth.org)

Tidak ada komentar: