Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Minggu, 27 Juni 2010

Yuk, Cari Alternatif Kompor Yang Aman dan Murah



                           
Dua peristiwa kebakaran di Surabaya dalam sebulan ini sudah dapat dipastikan dari ledakan tabung LPG. Yang satu gudang LPG di Jl. Slompretan dan satunya lagi Supermarket Sinar. Dua kejadian yang mengenaskan ini membuat kita semua pemakai kompor LPG semakin was-was. Apalagi menurut pakar keselamatan dan kesehatan kerja Fatma Lestari, pada 2010 ini kebakaran di Tanah Air lebih banyak disebabkan ledakan tabung gas.Wah.

Tapi repotnya tak ada alternatif lain yang lebih mudah dan murah selain menggunakan kompor LPG. Selain tinggal memutar tombol untuk menyalakan dan membersihkannya gampang, kompor ini juga tidak mengeluarkan asap dan bau. Istilah kerennya ramah lingkungan. Sebagai perbandingan, kompor minyak tanah  membersihkannya susah dan membuat tangan kita kotor dan berminyak, mengeluarkan asap dan membuat panci cepat hitam. Dan yang paling penting kini harga minyak tanah sangat mahal.

Kita siap kembali berkotor-kotor,  menghirup asap, dan berlama-lama memasak dengan menggunakan kompor tradisional lagi. Hanya saja pemerintah pasti enggan menurunkan harga minyak tanah sesuai daya beli masyarakat kebanyakan. Alasannya sangat klasik, persediaan minyak Indonesia sangat terbatas. Maka rasanya mustahil masyarakat kebanyakan kembali ke kompor tradisional.

Menggunakan kompor LPG memang nikmat. Tapi sayangnya nikmat yang membawa sengsara dan maut. Lalu apakah kita begitu saja pasrah, menggantungkan diri pada sesuatu yang berbahaya ini. Tentu saja tidak. Ini merupakan pekerjaan rumah yang luar biasa bagi para ilmuwan, kalangan kampus, dan pemerintah untuk mencari pengganti LPG yang lebih aman.
Sementara ini penjelasan kenapa tabung LPG gampang meledak masih simpang siur, Ada yang karena karet, selang, atau tabungnya bocor. Tapi yang jelas kalau ada human error, resikonya meledak dan menyambar nyawa. Saya jadi teringat pernah melihat dengan mata kepala sendiri, ketika para petugas angkutan  dengan seenaknya melempar begitu saja tabung-tabung LPG dari atas truk. Apakah sikap sembrono semacam ini juga turut menyebabkan mudahnya LPG meledak. Kalau begitu mau tidak mau harus dicari kompor alternatif pengganti LPG. Caranya mungkin dengan menggiatkan penelitian di lembaga-lembaga milik pemerintah maupun swasta atau menggalakan lomba-lomba membuat kompor yang praktis dan aman.

Foto: Tabung LPG,
astr0b0y.wordpress.com

Tidak ada komentar: