Headline News

Jembatan Suramadu Menggeliat, Pengembang Tawarkan Tower Superblok Water Front City

Foto: Lahan sedang diurug. surabayaraya.online surabayaraya.online: Setelah hampir sepuluh tahun Jembatan Suramadu dibangun, peru...

Jumat, 21 Mei 2010

Memanfaatkan RW untuk Memberdayakan Masyarakat

Ada pernyataan menarik dari salah seorang Calon Walikota Surabaya, Tri Rismaharini  tentang pendayagunaan Balai RW. Seperti dikutip, Risma menilai Balai RW layak dikembangkan menjadi pusat kegiatan dan pemberdayaan masyarakat.


Dikatakan pemberdayaan itu bisa meliputi berbagai sektor, diantaranya ekonomi. Sehingga Balai RW juga bisa mengentaskan pengangguran para pemuda di area Rukun Warga (RW).

Kelihatannya memang remeh. Apa sih arti Balai RW selama ini kecuali untuk mengurus surat-surat kebutuhan warga. Bahkan seringkali Balai RW dibiarkan terkunci terus tanpa ada kegiatan sama sekali karena RT/RW menggunakan rumah masing-masing untuk menangani surat-surat warga. Namun kalau Walikota nantinya mampu mengorganisir RW untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti mengentas pengangguran dan kemiskinan akan memiliki nilai yang strategis.

Sebab yang paling tahu kondisi masyarakat kampung siapa lagi kalau bukan RT/RW. Kalau mereka bisa diorganisir untuk memberdayakan warga miskin tentu pernyataan Risma akan memiliki nilai.

Selama menjabat sebagai Kadis Pertamanan Pemkot Surabaya, Risma dikenal memiliki prestasi yang gemilang, menyulap Surabaya yang gersang dan panas, menjadi kota yang hijau. Sejumlah taman kota telah diupgrade dan dibuka untuk umum. Sehingga taman kota bukan hanya sebagai paru-paru kota tapi juga sebagai tempat refreshing warga kota.

Kalau Risma bisa membuktikan bahwa dia mampu menyulap Balai RW menjadi pusat kegiatan untuk memberdayakan masyarakat, maka prestasinya akan semakin komplit. Dia akan mendapat predikat pemimpin yang pro rakyat.

Selama ini tak banyak pemimpin yang benar-benar pro kepentingan masyarakat. Di luar negeri barangkali kita mengenal sosok Ahmadinejad yang berpenampilan bersahaja tapi kebijakan pemerintahan selalu ditujukan untuk kepentingan rakyat atau Evita Peron yang walaupun selalu tampil glamor tapi dia sangat peduli dengan kelompok 'tak berbaju' maupun kaum buruh.

Tidak ada komentar: